Google
 

Jumat, 21 Maret 2008

KARYA SENI PASIR

Istana Si Janggut Biru yg dibangun di Treasure Island, Florida oleh SSI menyedot 400.000 pengunjung selama 24 hari "masa hidupnya". (ini karya seni pasir yg sangat menajubkan bagi gue mungkin kalau menurut kamu gue nggak tau?)

Akhir musim panas 1986 boneka pasir di pantai San Diego berdiri dengan gagahnya.Boneka itu adalah karya Gerry Kirk dari Sand Scluptors Internasional (SSI).Boneka itu dibuat tidak hanya untuk main2,tetapi juga diciptakan sebagai karya seni.

Soalnya,seni pasir kini digarap secara sungguh2.Walaupun seni pasir sudah ada sejak tahun 1990,namun karya besar macam istana pasir baru dibuat tahun 1969.Saat ini,dari Hawaii sampai Negri Belanda,dari Alaska sampai Meksiko,seni pasir berkembang menjadi bisnis yg besar.Biro2 jasa,studio film,jaringanTV,perusahaan minyak,hotel,bahkan perusahaan mobil telah menanamkan modal mereka pada para seniman pasir professional.

Gerry Kirk dan rekannya,Todd Vander Pluym,merupakan contoh seniman pasir profesional yg berhasil.Mereka menerima pesanan untuk membuat berbagai macam model mulai dari mobil2an,gedung pencakar langit,pusat pembelajaan,dan logo perusahaan.Mereka memulai kariernya dengan dengan memahat pesawat supersonic di gips,sedangkan Vander Pluym,seorang arsitek,memulai kariernya setelah ia memperolrh penghargaan buat karyanya mendesain Bandar Udara Internasional Los Angles dan menara Kota Richfield.

Lantai dansa bergetar

Karya seni pasir kedua orang itu bisa ditemukan dimana saja.Seandainya mereka diminta membuat karya seni pasir ditempat yg jauh dari pantai,mereka mendatangkan pasir ke tempat pesanan.Misalnya untuk sebuah proyek di Chicago,pasirnya diambil dari pantai Danau Michigan.Dalam menangani pesanan,mereka bekerja serius.Mereka sampai mengadakan penelitian untuk mencari pasir yg baik.Pasir itu ditemukan di dekat Cicero. Namun,untuk itu mereka harus menghadapi orang2 yg tidak suka pantainya digali-gali.

Selain itu,mereka juga harus menghadapi masalah sulitnya transportasi pasir yg jumlahnya berton-ton dan rasa tidak suka para insinyur bangunan.Soalnya,belum lama ini ruang dansa MGM Grand Hotel di Las Vegas bergetar ketika terjadi penggalian pasir.Sang insinyur bangunan sampai terkejut ketika tahu Kirk dan rekannya membutuhkan pasir sebanyak 6 ton.Kirk dan Vander Pluym kemudian mencuri jalan keluar.Mereka memakai busa untuk melapis dan dijadikan kerangka inti karya seni pasir mereka.Dengan cara itu,jumlah pasir yg dibutuhkan tidak terlalu banyak.

Walaupun banyak masalah,para pembuat karya seni pasir makin lama makin banyak dan teknik mereka pun makin rumit,makin mahal ,dan makin detil.Pasir yg dibutuhkan berkisar mulai dari 1 ton sampai dengan 100 ton.Alat2 membuatnya juga bervariasi,mulai dari tangan kosong,sekop,ember ukuran 5 galon,traktor bertenaga diesel,dan alat pelubang karang hidraulis.Perencanaannya pun lebih mantap dan lebih rumit.


Istana 1001 Malam


Para awak SSI bersama 1.200 sukarewan pernah mendirikan Puri Si Janggut Biru di Florida pada awal tahun 1985.Belum selesai tersebut dibangun,datanglah tiga orang Arab yg memakai jubah.Mereka memesan Istana 1001 Malam seharga $ 500.000 (+ Rp 827juta) yg dibangun di Negeri Padang Pasir.

Pemahat seni pasir profesional yg lain adalah Norman Richard Kraus.Kraus yg lebih suka menggunakan pasir asli tanpa menambahkan apa2 adalah seorang disainer tata ruang di Encinitas,Kalifornia.Dalam seni pasir,ia mengkhususkan diri membuat model2 klasik seperti katedral,kuil,dan istana yg terkenal.dalam membuat tiruan itu,ia melakukan penelitian yg cermat terhadap bangunan aslinya.Karyanya antara lain: Katedral Notre-Dame atau Durham dari pasir yg sama indahnya dengan yg aslinya.

Ketua perkumpulan pemahat karya2 dari pasir itu memberikan alasan mengapa ia tak suka karyanya ditambahi bahan2 penunjang lainnya selain pasir.”Tambahan macam2 itu tidak salah,tetapi mengapa hal itu harus dipaksakan kalau kita tahu model itu tidak bisa dibuat dari pasir,” katanya.

Beda pendapat tentang di pakainya bahan tambahan seperti hiasan plastik dan sebagainya tetap berlangsung diantara para seniman pasir.Namun,karya Vander Pluym yg suka memakai berbagai tambahan,setidaknya telah memberikan ide kepada orang banyak untuk membuat sebuah istana pasir sepanjang 12 mil,mulai dari Marina del Rey ke Redondo.Ada kira2 20.000 orang yg turut ambil bagian dalam pembuatan istana itu.

Demam membuat karya seni pasir akan melanda setiap tempat di musim panas.Itulah sebabnya diadakan kejuaraan dunia seni pasir seperti Canadian Open Sandcastle Competition di White Rock,British Columbia.Perlombaan itu berlangsung selama empat jam dengan hadiah ratusan dolar dan tahun 1985 telah diikuti 135 tim yg terbagi dalam enam kategori. Kejuaraan itu menarik minat 200.000 penonton. Waktu membuat karya seni pasir itu terbatas karena air laut pasang. Itulah sebabnya hadiah terbagi-bagi untuk perencanaan, persiapan, dan kerja sama kelompok.

Kirk dan Vander Pluym merebut tiga macam kemenangan dalam lima tahun belakangan ini. Meskipun demikian, mereka berlatih terus dan bertekat untuk bisa meraih hadiah dalam kategori yang lain. Selama beberapa akhir pecan, tim mereka berlatih di dua proyek. Akhirnya mereka ,emilih ksatria Skandinavia yang sedang naik kereta es yang ditarik empat ekor beruang kutub. Diatas sebidang tanah 40 x 40 kaki, bersenelahan dengan beberapa saringan, tim mereka mendengarkan peraturan perlombaan yang diumumkan lewat pengeras suara. Bahan yang boleh dipakai: pasir, barang-barang dekorasi yang bisa terapung dan tidak mencemarkan lingkungan, tapi tanpa bahan perekat. Alatnya: al;at-alat pertukangan, peralatan perkebunan dan rumah tangga, sebuah gerobak sorong, dan sebuah tangga. Diizinkan untuk membuat sementara sebelum karya seni itu dipahat. Jumlah anggota dari sebuah tim ter diri dari sepuluh orang dewasa dan anak-anak dibawah umur 12 tahun. Kesenangan yang tak terbatas itu hanya diganti dengan karcis tanda masuk sebesar $ 35 (+ Rp 58.000,00).

Lenyap pada pukul 18.00

Perlombaan dimulai dengan ditandai bunyi meriam dan peluit kereta api. Tim SSI mengambil pasir dengan 9 kotak kayu dan cepat kembali keposisi mereka. Dalam sekejap mata, lokasi sudah tertutup pasir. Lalu, Kirk mengajak 8 orang anak untuk mengeraskan bentuk-bentuk sementara karya seninya. Setelah itu anggota tim yang dewasa mulai menggarap bagian atasnya.

Seorang pengamat berteriak bahwea waktunya tinggal sedikit lagi. Kirk berteriak, “Cepat gali !” sekop bekerja lebih keras dan dalam waktu satu jam sudah sudah berdiri bentuk kasar ksatria Skandinavia setinggi manusia biasa. Anak-anak mengambil air di ember dan menyiramkanya ke ksatria itu. Setelah itu logam cetakan dilepaskan. Kirk dan Vander Pluym lalu mulai memahat.

Kirk dan Vander Pluym berhasil menyelesaikan modelnya dalam waktu empat jam.Tim SSI memenangkan hadiah sebesar $ 5.000 (+ Rp 8.300.000,00).Hadiah itu mereka terima bersamaan dengan masukmya air pasang yg menyapu kaki mereka pada pukul 17.00.Lalu setangah jam kemudian muncul anak2 bermain di atas karya mereka.Kanak2 itu terus bermain dengan “sang ksatria” sampai air pasang menelannya pada pukul 18.00.

Keterangan:Tulisan ini diambil dari”INTISARI”tahun 1987

Tidak ada komentar: